5 Tips Penerapan Warna Abu-abu Dalam Desain Skandinavia

Bumi Sedayu > Artikel > 5 Tips Penerapan Warna Abu-abu Dalam Desain Skandinavia

Desain Skandinavia mengacu pada penggunaan bahan alami, warna pucat, dan bentuk minimalis pada interior terbuka. Kunci dalam desain ini adalah memanfaatkan sinar matahari agar benar-benar diterima di area yang dingin di dalam rumah. Gaya modern berasal dari wilayah Nordik-Swedia, Denmark, Finlandia, Islandia, dan Norwegia, pada 1950, menurut The Washington Post.


Warna abu-abu dan desain Skandinavia merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Meskipun tetap didominasi warna netral lainnya, konsep Skandinavia selalu dilengkapi dengan sapuan warna abu-abu. Variasi warna abu-abu yang tampil pada desain interior Skandinavia amat beragam, mulai dari shade abu-abu yang berona lebih tua sampai yang paling muda.

Tidak hanya muncul sebagai elemen pembangun suasana ruang seperti pada cat dinding dan material pelapis lantai, warna abu-abu juga tampak pada furnitur dan elemen dekorasi. Namun bagaimana cara yang tepat menerapkan warna abu-abu ke dalam interior Skandinavia?

Yuk, simak kelima interior Skandinavia yang mengusung warna abu-abu sebagai elemen utamanya ini!

1. Perpaduan abu-abu dengan hitam dan putih

Warna abu-abu kerap menjadi warna transisi dalam konsep interior monokrom. Perannya adalah menciptakan keseimbangan di antara kontras yang diciptakan dua warna yang saling bertolak belakang seperti hitam dan putih. Ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menyisipkan warna abu-abu dalam ruangan bertema hitam putih, yaitu melalui elemen dekorasi dan gradasi.

Saat warna putih mendominasi ruangan dan hitam dihadirkan lewat peranti dan furnitur, warna abu-abu dapat turut memperkaya variasi tekstur di ruangan melalui karpet berbulu, guratan kayu di lantai parket, dan kilap lampu logam. Sementara untuk menciptakan gradasi dari konsep monokrom, warna abu-abu dapat diterapkan di antara kedua warna tersebut.

2. Kesan segar dari tanaman hias monstera

Salah satu tanaman hias yang menjadi ciri khas desain Skandinavia adalah tanaman monstera. Hijaunya warna daun dari tanaman ini memberikan kesan menyegarkan apabila ditempatkan di dalam interior yang didominasi oleh warna abu-abu, sebagaimana yang diperlihatkan ruang tamu bergaya Skandinavia ini.

Selain menempatkan tanaman monstera di dalam pot, kesegarannya juga bisa dihadirkan melalui hiasan dinding berupa artwork monstera. Trik ini juga dapat menjadi siasat untuk menghilangkan kesan suram dan pudar di dalam ruangan yang menggunakan warna abu-abu sebagai warna utamanya. Untuk menjaga kesan fresh pada interior dengan warna abu-abu ini, pastikan ruangan tetap memperoleh pencahayaan baik alami maupun buatan yang optimal, ya.

3. Kombinasikan dengan tekstur kayu

Di samping kerap memakai warna abu-abu sebagai warna andalan atau menempatkan tanaman hias, desain Skandinavia juga tak pernah luput menghadirkan unsur-unsur kayu pada penggunaan materialnya. Perpaduan elemen antara warna abu-abu, tanaman hias, dan unsur kayu–ditambah sedikit pencahayaan alami–dapat mendatangkan suasana alam yang natural ke dalam ruangan.

Hampir semua corak kayu dapat menghasilkan kombinasi yang harmonis dengan warna abu-abu asalkan kamu tidak memadukan dua warna yang terlalu senada. Pun demikian, warna abu-abu sebenarnya juga dapat hadir melalui material kayu itu sendiri. Kamu dapat memilih finishing furnitur dan pelapis lantai dengan corak kayu berwarna keabu-abuan.

4. Tambahkan sentuhan bertema art deco

Elemen bergaya art deco dicirikan dengan bentuk-bentuk geometris dan permukaannya yang mengilap. Biasanya, elemen art deco hadir pada kaki meja atau kursi, lampu gantung, furnitur dengan garis emas, dan pernik dekorasi beraksen metalik. Menghadirkan elemen art deco di tengah-tengah ruangan yang dipenuhi warna abu-abu tentunya dapat memberikan sentuhan warna berbeda dengan tema yang lebih artistik.

Ruangan dengan warna abu-abu seakan tidak hanya menampilkan konsep Skandinavia yang sederhana dan nyaman, namun juga tampil lebih berani dan dinamis dengan adanya sentuhan art deco ini. Selain elemen ruang bertema art deco, jangan ragu untuk mendatangkan ciri khas gaya desain lainnya ke dalam interior dengan warna abu-abu, seperti furnitur berbahan logam dan semen ekspos khas gaya industrial.

5. Gunakan sebagai material pelapis

Cara paling mudah untuk membaurkan warna abu-abu dalam interior Skandinavia adalah melalui material pelapis, seperti keramik dan batu alam. Selain dapat melengkapi konsep Skandinavia yang diinginkan, warna abu-abu juga dapat menambahkan kesan yang berbeda ke dalam ruangan. Seperti yang terlihat pada kamar mandi ini, keramik yang melapisi dindingnya memperlihatkan aksen keabuan yang memberikan kesan elegan.

Berbeda dengan keramik abu-abu yang diaplikasikan pada kamar mandi, square tiles berwarna abu-abu ini hadir melengkapi komposisi metalik di dalam dapur. Dengan begitu, warna putih dan peralatan dapur dapat berbaur dengan halus, tanpa memperlihatkan perubahan warna yang terlalu kontras.

******
Mau rumah modern minimalis harga terjangkau di Jogja? klik disini.

Tags                       : interior rumah , tips interior , rumah modern , desain skandinavia , scandinavian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *