7 Langkah Membeli Rumah Idaman

Bumi Sedayu > Artikel > 7 Langkah Membeli Rumah Idaman

Hasrat untuk pindah dari kontrakan atau rumah mertua sudah semakin membara. Padahal secara finansial pun bisa dibilang sudah sangat siap. Tapi masih bingung harus bagaimana.

 

Merencana sesuatu sedari awal memang sangat penting dalam segala aspek, tak terkecuali membeli rumah. Ya, kita tahu membeli rumah tak semudah kita membeli secangkir kopi di coffeshop ternama atau membeli paketan data untuk bisa terus chatingan sama gebetan. Membeli rumah artinya harus mempersiapkan mental yang kuat. Finansial yang cukup pun akan percuma pada akhirnya jika kita tidak tahu langkah ketika membeli rumah idaman kita.

 

Kali ini Bumi Sedayu akan memberikan sedikit tips bagi kamu yang sudah ngebet banget untuk punya rumah sendiri.

 

  1. Manfaatkan jasa agen real estate

Tidak ada salahnya juga meminta informasi dari  agen mengenai rumah yang sedang dijual. Banyak pengembang properti yang menggunakan jasa agen untuk memasarkan proyek terbarunya.

Selain memiliki informasi terkini, mereka juga punya wawasan luas mengenai prospek properti di suatu lokasi beserta kisaran harga dan fasilitas publik yang ada di sekitarnya.

 

  1. Mengecek pekerjaan kontraktor

Ada beberapa pengembang besar yang telah berpengalaman menggarap perumahan berskala besar, namun ada pula yang belum teruji kredibilitasnya. Jika Anda ragu dengan hasil pekerjaan mereka, tidak ada salahnya mengecek langsung ke lokasi tempat mereka menggarap proyek terbaru.

Cek legalitas izin pembangunan, apakah mereka mematuhi hukum dan menjalankan bisnisnya dengan disiplin? Anda juga bisa mencari tahu hal ini lewat konsumen sebelumnya.

 

  1. Mengenal lingkungan sekitar

Sebelum membeli, cari tahu sebanyak mungkin mengenai area tempat tinggal. Ketahui budaya masyarakat sekitar beserta tingkat kriminalitasnya dengan berkeliling di sekitar perumahan beberapa kali dalam seminggu.

 

  1. Jangan terlalu banyak kustom

Pilih tipe rumah yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan keluarga. Ada beberapa pengembang yang menawarkan kustomisasi pada fasad dan denah ruangan. Meski demikian jangan terlalu banyak melakukan perubahan, khususnya pada bagian eksterior bangunan.

Tetap buat rumah Anda nampak ‘serupa’ dengan beberapa unit rumah disekitar agar tidak nampak mencolok.

 

  1. Memahami denah ruang

Biasanya pemetaan denah ruang dilengkapi dengan ukuran ruangan dengan skala tertentu. Pelajari ukuran ruangan dengan baik agar Anda bisa memiliki visualisasi yang jelas mengenai fungsi ruang satu sama lain.

Beberapa pengembang bahkan ada yang melengkapi proyeknya dengan teknologi virtual reality. Teknologi ini memungkinkan Anda melakukan tur virtual ke dalam proyek seperti berada di dalam ruangannya tanpa Anda perlu datang ke lokasi proyeknya.

 

  1. Bertanya soal garansi

Pada umumnya pengembang menawarkan garansi bahan bangunan dan pekerjaan sekitar tiga bulan setelah proses serah terima. Namun Anda harus bertanya lebih detil mengenai risiko kerusakan yang terjadi jika musim hujan baru berlangsung lebih dari jangka waktu tiga bulan.

Jangan sampai ketika musim hujan tiba, klaim garansi sudah hangus.

 

  1. Lakukan survei langsung

Sebelum melakukan proses akad jual beli, ada baiknya jika Anda melakukan survei ke unit rumah tersebut. Anda akan segera menempati rumah tersebut, maka sebelum resmi melakukan pembelian ada baiknya bertanya banyak hal sedetil mungkin kepada pengembang.

Ada banyak masalah yang tidak diduga yangg bisa terjadi pada rumah baru. Anda bisa meminta bantuan kontraktor kenalan untuk mengecek kondisi bangunan secara detil.

 

 

SUMBER              : rumah.com

Tags                       : rumah , tips , rumah idaman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *