Bunga-bunga yang Sebaiknya Anda Tanam di Pekarangan Rumah

Bumi Sedayu > Artikel > Bunga-bunga yang Sebaiknya Anda Tanam di Pekarangan Rumah

Berbicara tentang bunga, tanaman satu ini identik dengan keindahan, pekarangan rumah, dan taman.

Ada banyak sekali macam bunga yang sering kali kita punya pikiran untuk menanam semuanya dipekarangan rumah anda.

Betul, hasrat untuk menghias pekarangan rumah pasti ada.

Namun apakah semua jenis bunga akan anda tanam? Yang terjadi pasti anda akan kebingungan kan. Nah, agar tidak bingung bagaimana anda coba tanam beberapa bunga dibawah ini.

 

  1. Melati

Melati adalah salah satu dari macam macam bunga hias yang terdiri dari sekitar 200 spesies tumbuhan asli daerah beriklim tropis dan hangat dari Eurasia, Australasia dan Oseania.

Hidup menahun, melati dibudidayakan karena warnanya yang putih nan cantik serta harum.

Seperti yang kita tahu, Indonesia menjadikan salah satu jenis melati (Jasminum sambac) sebagai simbol nasional karena melambangkan kesucian serta kemurnian.

Jenis melati yang umum ditanam di pekarangan rumah adalah Jasminum Sambac.

Perlu diketahui, bahwa semua jenis melati membutuhkan sinar matahari penuh. Jadi, Anda mesti memperhatikan bagaimana matahari menyinari pekarangan rumah Anda dengan baik.

 

  1. Petunia

Petunia berasal dari Amerika Selatan dengan ciri fisik yakni kisaran tinggi 16–30 cm, bunga bermahkota tunggal dan ada pula yang bermahkota ganda.

Warnanya bervariasi mulai dari merah, putih, kuning pucat, biru, hingga ungu tua. Cabang bunga petunia terbilang agak banyak namun sangat lemah, ia tidak dapat tumbuh dengan tegak.

Petunia mampu tumbuh dengan baik bila ditanam di tempat-tempat yang tanahnya subur dan mengandung banyak air serta mendapat sinar matahari yang cukup.

Namun sayangnya, dibandingkan macam macam bunga lain, petunia mempunyai umur yang pendek.

Tapi jangan dulu mengurungkan niat untuk memelihara petunia, ya…

Pasalnya untuk mengganti tanaman ini tidaklah sulit, karena hanya dengan menyemaikan biji-bijinya kita bisa mendapatkan tanaman baru sebagai penggantinya.

 

  1. Kembang Sepatu

Kembang sepatu adalah salah satu dari macam macam bunga yang berasal dari Asia Timur. Sejak dahulu sampai sekarang, kembang sepatu populer dijadikan sebagai tanaman hias di daerah tropis dan subtropis.

Ciri khas kembang sepatu adalah bunganya besar, berwarna merah dan tidak berbau. Penduduk daerah Sumatera dan Malaysia menyebut kembang sepatu sebagai bunga raya.

Pada umumnya, tinggi kembang sepatu bisa mencapai sekitar 2 sampai 5 meter dengan daun berbentuk bulat telur dengan ujung daun yang meruncing.

Kembang sepatu dapat tumbuh sepanjang tahun di daerah tropis atau dalam rumah kaca, sedangkan di daerah subtropis berbunga mulai dari musim panas hingga musim gugur.

Berdasarkan fungsinya, kembang sepatu banyak dijadikan tanaman hias karena bunganya yang cantik.

 

  1. Bugenvil

 

Bugenvil adalah satu dari sekian macam macam bunga hias populer dengan bentuk serupa pohon kecil yang sukar tumbuh tegak.

Melihat dari rupa tumbuhannya yang berwarna-warni, bugenvil seolah menjadi tanaman hias yang sangat populer karena kecantikkan warnanya dan cara merawatnya yang mudah. Berasal dari Amerika Selatan, bugenvil sering ditanam di taman dan kawasan perumahan.

Pada masa berbunga, ia memiliki kebiasaan merontokkan beberapa daunnya. Bugenvil bisa tumbuh hingga 10 meter tingginya dengan batang yang cukup keras.

Meski cantik, namun bugenvil mempunyai duri yang tajam dan bercabang-cabang.

Tanaman yang satu ini kerap disebut bunga kertas karena bentuk seludang bunganya yang tipis dan mempunyai ciri-ciri seperti kertas.

 

  1. Anggrek

 

Tanaman hias yanng satu ini merupakan satu suku tumbuhan berbunga dengan anggota jenis terbanyak.

Jenis-jenisnya tersebar luas dari daerah tropika basah hingga wilayah sirkumpolar, meskipun sebagian besar anggotanya ditemukan di daerah tropika.

Kebanyakan anggota suku ini hidup sebagai epifit, terutama yang berasal dari daerah tropika.

Anggrek di daerah beriklim sedang biasanya hidup di tanah dan membentuk umbi sebagai cara beradaptasi terhadap musim dingin.

Organ-organnya yang cenderung tebal dan berdaging (sukulen), membuatnya tahan menghadapi tekanan ketersediaan air.

Anggrek epifit dapat hidup dari embun dan udara lembap. Bunga anggrek berbentuk khas dan menjadi penciri yang membedakannya dari anggota suku lain.

Bunga-bunga anggrek tersusun majemuk, muncul dari tangkai bunga yang memanjang dan ketiak daun.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *