CERITA DIBALIK RUMAH BARU ZOHRI

Bumi Sedayu > Artikel > CERITA DIBALIK RUMAH BARU ZOHRI

Beberapa hari terakhir sempat viral tentang rumah yang diberikan pemerintah kepada Lalu Muhammad Zohri. Namun ada cerita dibalik rumah pemberian tersebut.

Ternyata rumah itu sebelumnya sudah dipesan oleh seseorang dengan memberikan uang tanda jadi atau booking fee kepada pengembangnya.

Ketua DPD REI NTB Heri Susanto mengungkapkannya setelah secara simbolis penyerahan rumah kepada Zohri atas prestasinya sebagai juara lari dunia IAAF U-20 untuk nomor 100 meter putera.

Baca juga : Rumah Baru Zohri 

“Di perumahan itu sudah penuh. Tadinya rumah itu sudah ada yang booking, kami batalkan,” ucap Heri Susanto, Kamis (2/8/2018) di Gedung KONI Pusat, Jakarta.

Heri menambahkan bahwa pihaknya telah mendatangi pembeli awal rumah tersebut. Rencana kunjungan tersebut adalah mengajak diskusi agar berkenan memberikan rumah itu kepada Zohri.

Orang itu pun menyatakan setuju dan bersedia mengabulkan permintaan Heri.

Alasan memilih rumah tersebut karena lokasi perumahan dekat dengan rumah lama Zohri. Jaraknya pun hanya sekitar dua kilometer dari rumah yang dia tempati bersama kakaknya.

“Saya hubungi teman-teman anggota REI, di mana yang ada di daerah sana. Kami sengaja cari rumah yang paling dekat dengan rumah dia,” ujar Heri.

Dia menambahkan, rumah itu menjadi rumah yang dijadikan contoh oleh Ditjen Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Rumah ini jadi tempat syuting rumah contoh di seluruh Indonesia dari Ditjen Pengadaan Rumah (Ditjen Penyediaan Perumahan) Kementerian PUPR. Rumah contoh untuk tipe MBR dengan kualitas bagus,” imbuhnya.

Menurut Heri, di kompleks itu terdapat 200-300 unit rumah. Semuanya memiliki satu tipe yang sama dan sudah berpenghuni.

Dia mengaku, jalan di depan perumahan itu pun kondisinya mulus layaknya jalan tol.

“Sudah penuh, tinggal datang saja. Jalannya mulus, ready mix kayak jalan tol,” klaimnya.

Adapun rumah yang menjadi hadiah untuk Zohri berada di Perumahan Sigar Penjalin Blok D No 3, Desa Sigar Penjalin, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Rumah siap huni itu bertipe 25 dengan luas 80 meter persegi dan sudah dilengkapi furnitur, seperti meja, kursi tamu, tempat tidur, dan kompor gas.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *