Mudah Layu? Berikut 5 Cara Terbaik Merawat Tanaman Indoor

Bumi Sedayu > Artikel > Mudah Layu? Berikut 5 Cara Terbaik Merawat Tanaman Indoor
image :katydidandkid.com

Menempatkan tanaman hias di dalam ruangan mampu memberikan banyak keuntungan lho. Selain tujuan utama adalah untuk mempercantik ruangan, tanaman hias juga bisa sebagai antipolutan, yang artinya mampu memperbaiki kualitas udara di ruangan tersebut. Jadi suasana segar di dalam rumah pun mampu tercipta berkat tanaman hias tersebut.

Tapi tentu saja yang namanya tanaman perlu untuk dirawat, pun tanaman hias yang ada dalam ruangan. Cara memperlakukannya pun berbeda dari tanaman yang ada di luar ruangan. Sebenarnya hampir semua jenis tanaman hias dapat ditempatkan di dalam ruangan asalkan mendapatkan perawatan yang tepat.

Agar tidak cepat layu, perawatan seperti apa, sih, yang dibutuhkan oleh tanaman hias dalam ruangan?

1. Pencahayaan alamai haruslah cukup

Banyak tanaman hias yang mampu bertahan dalam kondisi minim cahaya matahari. Tapi akan lebih baik lagi jika tanaman hias memperoleh pencahayaan alami agar tetap tumbuh subur.

Jika tanaman hias dalam ruangan tersebut memperoleh cahaya yang terbatas, maka kamu harus memindahkan ke luar ruangan paling tidak dua minggu sekali. Saat menempatkan tanaman hias di dalam ruangan, hindari posisi yang membuatnya terpapar sinar matahari secara langsung.

2. Terlalu sering menyiram justru tidak bagus

Menyiram tanaman memang sudah menjadi kewajiban jika kamu punya tanaman. Tapi kebanyakan menyiram juga tidakla bagus. Jika tanah dalam pot/tanaman tersebut masih lembab maka kamu tidak perlu menyiramnya lagi. Tanah yang terendam air bisa menyebabkan pembusukan pada akar. Siram saja tanaman hias dalam ruangan ketika tanahnya mulai mengering.

Selain frekuensi penyiraman, waktu penyiraman tanaman hias dalam ruangan juga perlu diperhatikan. Pagi hari adalah waktu yang tepat untuk meyiram tanaman hias dalam ruangan karena air sempat menyerap ke seluruh bagian tanaman sebelum menguap saat terkena sinar matahari di siang hari.

3. Pemupukan haruslah secara rutin

Setelah memastikan tanaman hias dalam ruangan mendapatkan pencahyaan alami yang optimal dan tumbuh dalam kondisi lembab, selanjutnya tanaman hias dalam ruangan perlu diberi pupuk untuk meningkatkan nutrisinya. Nutrisi yang paling dibutuhkan tanaman hias dalam ruangan adalah nitrogen untuk keseimbangan dan kalium untuk kekuatan batangnya.

Pemupukkan yang baik untuk tanaman hias dalam ruangan sebaiknya dilakukan di awal atau tepat saat musim penghujan karena tanaman tumbuh lebih aktif dibandingkan pada musim kemarau. Pemakaian pupuk alami dan pupuk buatan dapat dikombinasikan untuk perawatan tanaman hias dalam ruangan.

4. Pangkas tanaman agar tampilannya tetap rapi

Tanaman hias dalam ruangan yang tumbuh terlalu tinggi dan lebat kurang sedap dipandang mata. Untuk itu, perlu dilakukan pemangkasan secara rutin sehingga tanaman hias dalam ruangan tidak menganggu pandangan dan aktivitas pemilik rumah.

Bagian tanaman yang dipangkas haruslah bagian yang dapat dikontrol pertumbuhannya, seperti ranting, batang, dan daun. Pemangkasan juga baik untuk kesehatan tanaman hias dalam ruangan, terutama untuk menyingkirkan bagian tanaman yang terkena hama sehingga tidak menjalar ke bagian tubuh tanaman lainnya.

5. Penaturan suhu udara juga mempengaruhi lho

Tanaman hias dalam ruangan beresiko menderita kekeringan karena penurunan suhu dan tingkat kelembapan. Apalagi jika ditempatkan pada di dalam ruangan dengan pendingin ruangan.

Beberapa tanaman hias dalam ruangan, seperti Sansevieria (lidah mertua), sirih gading, beringin bonsai, tahan terhadap kondisi ruangan yang kering, namun banyak juga yang hanya bisa tumbuh pada tingkat kelembapan ideal, yakni pada suhu 22-25 derajat Celcius.

Beberapa cara bisa dilakukan untuk menjaga kelembapan ideal di dalam ruangan. Seperti dengan menempatkan pot di atas wadah lepek, yaitu wadah yang diisi campuran air, pasir, dan kerikil, atau meletakkan beberapa pot tanaman hias dalam ruangan secara berdekatan.

Selain 5 tips diatas, ada 1 tambahan untuk selalu mengganti media tanam dan repotting. Hal ini penting juga karena kondisi media tanam yang sering kali terlalu lembab atau kering sangat merugikan. Gunakan media tanam yang banyak mengandung material organi dan mampu mengkiat air dengan sempurna.

Nah, sudah siap mempraktekan di rumah kan?

Mau rumah minimalis modern di Jogja? Klik disini.

Sumber                                                : dekoruma

Tags                                        : plant , tanaman hias , tanaman , rumah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *