Suku Bunga BI Turun 5,5%, Sektor Properti Bisa Dilirik

Bumi Sedayu > Artikel > Suku Bunga BI Turun 5,5%, Sektor Properti Bisa Dilirik

Bank Indonesia ( BI) memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI7DRRR) sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5,5 persen. Sebelumnya pada bulan Juli BI juga menurunkan suku bunga sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen.

Menurut Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), Tauhid Ahmad,  pihaknya berujar  dengan arah kebijakan BI yang cenderung melonggar, laju investasi dan sektor ekspor diharapkan dapat ditingkatkan.”Ini dalam rangka minimalisir investasi kita,” ujarnya.

Kendati begitu, menurutnya BI harus menjaga pertumbuhan inflasi agar perbankan dapat ikut melonggarkan kebijakan melalui penurunan suku bunga mereka masing-masing.

“Bank mau ikut turunkan suku bunga kalau inflasi kita terjaga rendah. Karena bank juga butuh waktu untuk turun, 3-4 bulan baru dirasakan,” papar beliau.

Sementara itu, Chief Economist and Investment Strategist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) Katarina Setiawan mengatakan, era suku bunga rendah ini akan berlangsung lama lantaran negara-negara di dunia seperti negara kawasan Eropa dan Amerika Serikat masih berupaya untuk mencapai target inflasi dan mendorong pertumbuhan ekonominya. Sehingga, menurutnya, saham-saham yang sensitif terhadap suku bunga adalah saham yang pantas dilirik untuk saat ini.

Saham yang pergerakan harganya sensitif terhadap pergerakan suku bunga bank Indonesia adalah saham-saham di sektor properti dan perbankan. Mau berinvestasi di sektor properti? Perumahan Bumi Sedayu bisa menjadi pilihan yang tepat bagi Anda. Berlokasi di daerah berkembang di Jogja, Bumi Sedayu memiliki nilai jual yang tinggi nantinya.

Segera hubungi tim pemasaran kami di WhatsApp 0811-360-1636.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *