TIPS JITU MENABUNG UNTUK DP RUMAH

Bumi Sedayu > Artikel > TIPS JITU MENABUNG UNTUK DP RUMAH

Generasi milenial kini menghadapi 2 hal ketika ingin membeli rumah. Yang pertama, mereka bingung kapan waktu yang tepat saat ingin membeli rumah. Sedangkan yang kedua, mereka kesulitan untuk membayar uang muka KPR mengingat harga property semakin naik. Menurut Ardianto P Adhi selaku Direktur Utama PT Summarecon Agung Tbk, masalah tersebut sebenarnya bisa disiasati oleh generasi milenial dengan memanfaatkan fasilitas yang disediakan pengembang. “Pengembang punya banyak alternatif cara bayar, yang mungkin bisa sesuai dengan kemampuan daya beli kaum milenial. Selain harga yang terjangkau dan cara bayar yang pas untuk milenial, proyek-proyek kami juga sesuai dengan tuntutan lifestyle para kaum milenial yang punya karakter simple, compact,dan tentunya modern,” katanya. Di samping itu, generasi milenial juga dimudahkan dalam pembiayaan properti seiring pesatnya perkembangan teknologi.

 

Bagaimana Cara Milenial Nabung DP?

Berikut adalah beberapa tips menyiapkan dana DP rumah yang mudah untuk dipraktikkan kaum milenial, sehingga target untuk punya rumah sendiri segera menjadi kenyataan.

 

  • Tentukan Target

Jumlah DP sebuah rumah umumnya sebesar 15% dari harga rumahnya. Jadi jika harga rumah yang akan dibeli senilai Rp500 juta maka DP yang perlu disiapkan sebesar Rp75 juta. Tapi ini belum termasuk biaya-biaya lain seperti biaya adminisrasi atau asuransi, lho! Ada juga beberapa pengembang yang memberi kelonggaran seperti DP yang dapat dicicil atau tanda jadi yang nilainya lebih kecil dari itu. Perhatikan syarat dan ketentuan yang berlaku, bila  sudah menentukan target berapa yang harus dikumpulkan maka menabung akan menjadi lebih mudah.

 

  • Turunkan Biaya Tempat Tinggal Saat ini

Mungkin selama ini Anda tinggal di apartemen atau mengontrak rumah dengan biaya sewa yang mahal. Dalam rangka menyiapkan dana untuk DP rumah pertama Anda, jangan ragu untuk pindah sementara ke tempat tinggal dengan biaya sewa yang lebih murah. Walaupun kurang nyaman, namun tidak ada salahnya untuk bersusah dahulu sebelum akhirnya bersenang-senang, punya rumah sendiri di kemudian hari.

 

  • Potong Beberapa Pengeluaran

Jika benar-benar serius mengumpulkan uang dalam jumlah besar untuk DP rumah, maka Anda perlu meningkatkan jumlah pendapatan atau memotong beberapa pengeluaran yang dirasa bukan pengeluaran wajib. Walaupun akan terasa memberatkan, namun Anda akan menjadi lebih kreatif dalam menghabiskan waktu yang menyenangkan tanpa harus menghabiskan uang.

 

  • Buat Rekening Terpisah

Jika memungkinkan, pisahkan rekening tabungan untuk DP rumah dengan rekening untuk pengeluaran sehari-hari. Disiplinkan diri bahwa uang di rekening tersebut tidak boleh digunakan untuk apa-apa selain urusan rumah. Lebih baik lagi jika Anda memiliki simpanan darurat di rekening yang berbeda.

 

  • Buat Instruksi Autodebit

Kalau Anda sudah mengetahui jumlah uang yang harus dikumpulkan untuk DP rumah, maka Anda berarti bisa mengira-ngira berapa uang yang harus ditabung setiap bulannya. Untuk mempermudah, bisa membuat instruksi autodebit sejumlah uang ke rekening lain ketika tanggal gajian tiba.

 

  • Simpan Uang Kaget

Jika tiba-tiba mendapatkan uang yang tidak terduga seperti bonus, pengembalian dari pajak, hadiah dan sebagainya, segera pindahkan uang kaget tersebut ke rekening khusus penyimpanan dana DP rumah Anda. Hal seperti ini dapat mempercepat Anda mencapai target.

 

  • Simpan Dana Tersebut di Tempat yang Likuid

Jika Anda berencana membeli rumah dalam waktu kurang dari lima tahun, investasikan uang Anda di tempat yang likuid dan tidak terlalu beresiko seperti tabungan, deposito, pasar uang atau pendapatan tetap jika Anda memilih reksadana.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *