Tips Menata Rumah Agar Terlihat Rapi

Bumi Sedayu > Artikel > Tips Menata Rumah Agar Terlihat Rapi

Bagi kamu yang baru saja punya rumah tahun ini, tentu keinginan untuk melengkapi rumah akan besar. Rasanya semua perabotan mau diborong semua. Wah, ini gawat apalagi jika rumah yang kamu tempati adalah rumah minimalis. Bisa saja barang itu tidak muat di dalam, dan akhirnya kamu tidur di luar. Jangan ya.

 

Membeli perabotan rumah tentu sah-sah saja, tapi usahakan sesuai dengan kebutuhan. Apalagi rumah yang kamu tempati bukan termasuk rumah mewah yang besar. Usahakan juga barang yang kamu beli tersebut bisa memiliki kegunaan ganda. Misalnya, sofa yang di desain juga bisa untuk storage. Kan sekarang juga udah banyak yang begitu. Memang sih, bisa dipastikan harganya bisa lebih mahal dari sofa jenis biasa.

 

Jika kasusnya seperti itu, jangan langsung putus asa ya. Coba tips yang kami berikan sebagai berikut :

 

1.       Simpan Barang pada Tempatnya

Menata rumah akan menjadi lebih sulit ketika banyak barang berserakan di mana-mana, terutama benda-benda berukuran kecil. Untuk mencegah hal ini, semua barang di rumahmu harus punya tempat penyimpanan yang tetap.

Selain lebih rapi, kamu juga tidak akan kesusahan mencari ketika membutuhkannya. Sediakan laci atau wadah, bahkan sebuah kabinet khusus pada tiap ruangan untuk benda-benda mudah hilang seperti kunci, gunting, atau uang receh.

Setelah digunakan, langsung kembalikan ke tempatnya. Berusahalah disiplin, sekali kamu meletakkannya sembarangan, berantakan segera dimulai. Akibatnya menata rumah jadi lebih melelahkan.

 

2.        Rutin Membersihkan Rumah

Cara apa yang paling efektif dalam menata rumah agar selalu rapi? Tips apapun tidak akan berguna jika kamu malas membersihkan rumah.Buatlah jadwal rutin dan giliran bersama anggota keluarga lainnya untuk menbersihkan rumah secara tuntas. Bersihkanlah rumah terutama dari kotoran dan debu minimal satu minggu sekali.

Membersihkan rumah bukan hanya menyapu dan mengepel, tetapi juga mengosongkan keranjang cucian, menyikat kamar mandi, menggunakan bahan pembersih kimia atau membersihkan rumah secara alami, dan mengelap perabotan. Jika rutin dilakukan, hal ini akan terasa ringan.

Jika kamu tinggal sendirian, usahakan bersihkan rumah pada pagi hari di akhir pekan. Hal ini bisa membuat kamu bebas melakukan kegiatan lain di sisa hari.

 

3.        Pilih Perabot secara Bijak

Jangan sampai salah memilih funitur! Memiliki banyak perabot pada rumah kecil sama saja dengan menambah pekerjaan saat menata rumah. Maka kamu harus bijak memilih perabot apa saja yang benar-benar dibutuhkan supaya menata rumah jadi lebih efektif.

Pilihlah perabot dan furnitur multifungsi meski berukuran besar. Pilih lemari dengan banyak ruang sehingga semua barangmu bisa masuk dan tidak tercecer di luar lemari.

Hindari penggunaan ornamen tebal atau bulat, karena akan membuat perabot tampak berat. Selaraskan warna perabot dengan tembok ruangan. Terlalu banyak warna dalam satu ruangan akan membuat ruangan terlihat lebih sempit.

 

4.        Menata Furnitur dalam Ruangan

Menata rumah secara tegas juga berarti meletakkan furnitur pada posisi terbaik, agar ruangan tetap rapi sekaligus terasa lapang. Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan berikut ini:

Pada ruang tamu, letakkan sofa merapat pada dinding agar tidak ada penghamburan ruang. Pilihlah meja kaca memanjang di hadapan sofa supaya penggunaan ruang lebih efisien. Jangan tempatkan sofa atau kursi terlalu banyak atau terletak terpisah-pisah dalam ruangan. Letakkan berdempetan dan memanjang, bisa diduduki lebih banyak orang dan efisiensi ruang.

 

5.        Minimalisir Sekat

Menyekat ruangan dalam menata rumah mungkin akan membuat fugsi ruang jadi lebih jelas. Namun hal ini bisa membuat ruangan jadi lebih sempit karena harus mengalokasikan ruang untuk pembatas.

Ketika menata rumah, biarkan saja ruangan-ruangan tampak mengalir sehingga pandangan jadi lebih lapang. Kamu dapat menghilangkan sekat ruang keluarga dan ruang makan misalnya, atau ruang makan dan dapur.

Dalam menata rumah, untuk membedakan dua ruangan tanpa sekat kamu bisa menggunakan warna lantai atau karpet yang berbeda. Hal ini secara sederhana dapat diartikan sebagai pembatas. Kamu pun dapat leluasa menata rumah dan memadupadankan konsep antar ruangan sehingga, secara keseluruhan, rumahmu tampak memiliki konsep yang utuh dan jelas.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *