Waspada – 5 Alat Dapur Yang Perlu di Ganti Rutin

Bumi Sedayu > Artikel > Waspada – 5 Alat Dapur Yang Perlu di Ganti Rutin

Kita sering berpikir bahwa penyebab utama kita mengalami sakit perut adalah apa yang kita makan. Mulai dari makanan yang belum matang, salah cara memasak, sampai makanan yang sudah kadaluarsa. Tunggu dulu. Memang beberapa hal tersebut dapat menimbulkan sakit perut, namun tahukan kamu kalau peralatan masak juga berpengaruh? Atau biar lebih agak universal alat dapur deh. Apalagi kalau peralatan tersebut memiliki masa kadaluarsanya.

Yap, menurut Elizabeth Scott, Ph.D, professor dari Simons Center for Hygiene and Health in Home and Community, mengatakan bahwa sebagian besar alat dapur yang digunakan secara intens perlu diperbarui secara rutin. Beliau menganjurkan untuk segera mengganti alat dapur yang telah lama digunakan karena cenderung lebih mudah diinangi bakteri dan mikroba yang menyebabkan penyakit.

Fakta lainnya yang  Scott paparkan bahwa setiap alat dapur memiliki jangka waktu kegunaan yang berbeda-beda, sehingga tidak semua alat dapur harus diganti dalam waktu yang bersamaan.

Lebih lanjut, Scott menjelaskan kapan tepatnya dan kenapa kelima alat dapur ini perlu diganti dengan yang baru.

Spons Cuci Piring

Semakin lembab udara di dapur, semakin banyak bakteri yang terkandung dalamnya. Sebagai area yang paling lembab di dapur, tempat cuci piring sangat berpotensi menjadi wadah berkembangnya bakteri. Alat dapur yang berada di sekitarnya juga lebih berpotensi terpapar lebih banyak bakteri dibandingkan alat dapur yang tersimpan di laci dan kabinet dapur.

Scott menyarankan alangkah baiknya untuk mengganti alat dapur di sekitar tempat cuci piring seperti spons setiap hari, terutama jika kamu rutin memasak di dapur.

Namun jika cara ini dirasa kurang praktis, kamu dapat mengganti alat dapur ini paling tidak seminggu sekali. Dengan catatan, spons hanya digunakan untuk membersihkan peralatan masak dan makan saja, dan jika memungkinkan gunakan spons bersama air hangat dan sabun disinfektan.

Talenan


image :google

Apapun jenis talenan yang kamu gunakan, apakah itu berbahan kayu, plastik, atau batu alam sangat penting untuk memisahkan penggunaannya untuk tiap jenis makanan guna menghindari kontaminasi makanan dan perpindahan bakteri.

Karena talenan termasuk alat dapur yang paling sering digunakan untuk menyiapkan bahan masakan, maka alat dapur ini harus selalu terjaga kebersihannya. Salmonella dan clampylobacter merupakan bakteri yang kerap menempel pada permukaan talenan. Setelah pemakaian, segera bersihkan talenan dengan menggunakan air hangat dan sabun cair.

Lantas, kapan idealnya alat dapur ini perlu diganti? Perhatikan permukaan talenan. Jika alat dapur ini sudah mulai menghitam dan sulit dibersihkan, itulah pertanda kamu harus mengganti alat dapur ini dengan yang baru.

Kompor dan Alat Elektronik Dapur


image :google

Menurut perusahaan penyedia garansi dan jaminan elektronik, American Home Shield, daya guna maksimal alat elektronik rumah tangga dapat bertahan sampai 10-15 tahun. Namun apabila terdapat kerusakan pada alat dapur yang elektronik, jangan langsung buru-buru menggantinya. Kamu dapat memakai garansi, jika memang masih berlaku, atau membawa alat dapur ini ke tempat servis elektronik.

Roger Beam, pakar marketing dan direktur Retail Innovation at Wake Forest University School of Business, memiliki pandangan lain soal memperbarui peranti elektronik dapur.

Menurutnya, saat ini perusahaan elektronik kurang memperhatikan aspek durabilitas, melainkan berfokus pada pengembangan teknologi. Mereka berlomba-lomba menghasilkan inovasi alat dapur pintar (smart appliances), sehingga kebutuhan peralatan dapur bergeser sesuai dengan perkembangan teknologi terbaru tanpa memperhatikan aspek durabilitas alat dapur yang diciptakan.

Wajan


image :google

Mungkin kamu pernah mendengar tentang produk wajan multifungsi yang dipercaya dapat bertahan hingga puluhan tahun. Penawaran alat dapur semacam ini kerap kali dipromosikan oleh channel TV home shopping.

Padahal menurut TheKitch, alat dapur yang dipakai untuk menggoreng dan merebus, seperti wajan dan panci anti lengket sendiri hanya dapat bertahan sampai 5 tahun. Sekalipun alat dapur tersebut belum benar-benar rusak, sudah waktunya berhenti menggunakan wajan jika permukaannya telah berkerak atau berkarat karena dapat meracuni makanan yang dimasak.

Apakah kamu masih menyimpan dan menggunakan alat dapur yang sudah seharusnya diganti? Jangan-jangan ini yang menjadi penyebab anggota keluarga lain sering sakit perut, bukan karena masakanmu yang tidak enak. Segera ganti ya, biar kesehatan keluarga di rumah tetap terjaga.

Mau punya keluarga idaman? Eh, maksudnya rumah idaman, ding? Klik disini.

Tags                       : home , health , healty family

Sumber                                : dekoruma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *